Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2019

13 AURAT WANITA

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ 1. Bulu kening Menurut Bukhari, Rasullullah Saw melaknati perempuan yang mencukur atau menipiskan bulu kening atau meminta supaya dicukurkan. -Petikan dari Hadis Riwayat Abu Daud Fi Fathil Bari. 2. Kaki Memakai gelang berloceng – Dan janganlah mereka (perempuan) menghentakkan kaki (atau mengangkatnya) agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. -Petikan dari Surah An-Nur Ayat 31. Keterangan: Menampakkan kaki dan menghayunkan/melenggokkan badan mengikut hentakan kaki terutamanya pada mereka yang mengikatnya dengan loceng sama juga seperti pelacur dizaman jahiliyah. 3. Wangian Siapa sahaja wanita yang memakai wangi-wangian kemudian melewati suatu kaum supaya mereka itu mencium baunya, maka wanita itu telah dianggap melakukan zina dan tiap-tiap mata ada zinanya terutamanya hidung yang berserombong kapal kata orang sekarang hidung belang. -Pet...

CARA MENGATASI KEPUTIHAN

Keputihan atau _fluor albus_ adalah keluarnya cairan atau lendir dari Miss V. Keputihan sebenarnya normal terjadi pada wanita, itu merupakan cara alami tubuh untuk menjaga kebersihan dan kelembapan organ kewanitaan. Keputihan normal akan terlihat dari cairan yang keluar dengan ciri-ciri berikut: • Warna putih/bening • Tidak berbau • Bertekstur lengket dan licin, bisa kental atau encer • Meninggalkan bercak kekuningan di celana dalam • Bersamaan dengan itu, *tidak disertai* dengan gejala lain seperti gatal, nyeri, dll Apabila keputihan yang keluar tidak seperti ciri-ciri diatas, maka keputihan tersebut dapat digolongkan *keputihan yang tidak normal* Ciri-ciri keputihan yang tidak normal adalah sebagai berikut: • Terjadi perubahan warna tidak seperti biasanya, misal kekuningan, atau seperti nanah. • Mengeluarkan bau yang menyengat • Cairan yang keluar lebih banyak dari biasanya • Disertai dengan gejala lain seperti gatal disekitar Miss V atau nyeri, dll. 💊 *Cara mengatasi ...

Cara melakukan Tayammum

Cara bertayammum agak berbeda dengan wudhu menggunakan air, yaitu dengan menepuk bumi/debu yang suci dengan kedua tangannya satu kali tepukan, lalu mengusap wajahnya dengan kedua tangannya, kemudian mengusap dua tapak tangannya secara silang (yang kanan menghadap yang kiri dan sebaliknya), yang satu terhadap yang lain. Apabila ia tidak mampu bertayammum sendirian, maka ditayammumi oleh orang lain, orang itu menepuk bumi/debu yang suci dengan kedua tangannya dan mengusapkan dengan tangannya dan mengusapkan dengan tangannya ke wajah si sakit dan kedua tapak tangan si sakit, sebagaimana kalau si sakit tidak mampu untuk berwudhu sendiri, hendaklah diwudhu’i oleh orang lain. – Dibolehkan bertayammum dari dinding, atau sesuatu yang lain yang suci lagi berdebu. Apabila dinding itu di cat dengan sesuatu yang bukan jenis tanah, maka jangan bertayammum darinya, kecuali kalau ada debunya. – Apabila tidak ada dinding dan tidak ada sesuatu lainnya yang berdebu, maka diperkenankan meletakkan deb...